REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sedikitnya tiga kapal dilaporkan diserang di sekitar Selat Hormuz, ketika Iran terus melancarkan serangan di kawasan Timur Tengah sebagai respons atas operasi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyebut dua kapal terkena serangan, sementara sebuah proyektil tak dikenal meledak sangat dekat dengan kapal ketiga. Dilansir BBC, Senin (2/3/2026), Iran sebelumnya memperingatkan kapal-kapal agar tidak melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas dunia. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim tiga kapal tanker milik Inggris dan AS terkena serangan rudal dan terbakar. Platform pelacakan kapal Kpler mencatat sedikitnya 150 kapal tanker menjatuhkan jangkar di perairan Teluk, di luar Selat Hormuz.
Source: Republika March 02, 2026 02:10 UTC