TEMPO.CO, Jakarta - Renault sepanjang semester pertama menderita penurunan penjualan secara lebih signifikan ketimbang rata-rata pelambatan pasar otomotif dunia. Dengan konteks pandemi Covid-19, Renault menghentikan penjualan dan kegiatan industri di sebagian besar negara sejak pertengahan Maret 2020. Dia memastikan bahwa segera setelah pemulihan dimulai, pabrik dan jaringan penjualan renault dengan cepat dimobilisasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, seiring dengan upaya pemerintah di Eropa mempertahankan permintaan pasar. Di segmen kendaraan listrik, penjualan merek Renault di seluruh dunia naik 38 persen, dengan lebih dari 42.000 kendaraan terjual di semester pertama. dan peluncuran mesin E-TECH Hybrid (New Clio Hybrid, New Hybrid Capture Plug-In dan New Megane Estate Plug-In Hybrid), telah memperkuat lintasan Grup menuju pencapaian tujuan CAFE untuk 2020.
Source: Koran Tempo July 21, 2020 13:52 UTC