JAKARTA, KOMPAS.com - Di kuartal pertama dan kuartal kedua 2020, pendapatan perusahaan pakaian olahraga Puma anjlok secara drastis akibat pandemi Covid-19. Bahkan, CEO Puma Bjorn Gulden sempat mengatakan kondisi pandemi dirasa terlalu berat bagi perusahaannya. "Kuartal tersulit yang pernah saya alami di industri ini," ucap Gulden, seperti dikutip dari Hypebeast, Sabtu (31/10/2020). Baca juga: Buka Jasa Cuci Sepatu di Kos-kosan, Raka Raup Laba Jutaan RupiahSeiring waktu, penjualan dan keuntungan brand pakaian olahraga Jerman ini meningkat pesat pada kuartal ketiga. Dia juga menyebut, performa yang kuat menegaskan kekuatan Puma sebagai merek dan industri alat olahraga secara umum.
Source: Kompas October 31, 2020 04:30 UTC