Semua calon berpeluang sama untuk terpilih sebagai ketua umumREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Kahmad menyampaikan, pada muktamar Muhammadiyah, peserta tidak memilih ketua umum. Tanwir Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dengan tema “Optimis Hadapi Covid-19 Menuju Sukses Muktamar Ke-48” yang diselenggarakan pada 30 Juni lalu menetapkan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dilaksanakan pada 18-20 November 2022 di Kota Surakarta. Dadang menjelaskan, agenda utama pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah adalah pemilihan Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027. Kemudian penyampaian laporan pertanggungjawaban PP Muhammadiyah 2015-2022, penyusunan program kerja PP Muhammadiyah 2022-2027, dan perumusan Risalah Islam Berkemajuan. Hal ini diputuskan berdasarkan aspirasi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, organisasi otonom tingkat pusat, dan rekomendasi dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).
Source: Republika July 05, 2022 00:06 UTC