Rukmini mendapat penghargaan tertinggi dari PGRI karena kebijakannya sebagai kepala daerah dinilai peduli terhadap kesejahteraan guru. Baca juga: Ketum PGRI Curhat Tunjangan Guru ke Sri MulyaniKetua PGRI Kota Probolinggo Slamet Zainul Arifin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi kado istimewa pada Hari Guru Nasional. Di antaranya, mendaftarkan seluruh guru sebanyak 2.842 orang di Kota Probolinggo sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sejak Januari 2018,” kata Maskur kepada Kompas.com via pesan Whatsapp. Sejak September 2018, honor bagi guru honorer kategori 2 (K2) dinaikkan dari semula Rp 600 ribu menjadi Rp 1.200.000. Maskur menambahkan, honor bagi guru tidak tetap (GTT) juga naik dari semula Rp 600 ribu menjadi Rp 1 juta sejak Januari 2018.
Source: Kompas December 01, 2018 08:26 UTC