REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melancarkan serangan militer terhadap Iran kembali memicu ketidakpastian global. Langkah militer itu dinilai bertolak belakang dengan pernyataan Trump sebelumnya yang mengkritik kebijakan intervensi luar negeri para pendahulunya. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama dua dekade terakhir memperingatkan ancaman nuklir Iran. Trump kini mengangkat isu pengembangan rudal balistik Iran sebagai ancaman baru. Dalam pidato kenegaraan pekan ini, ia menyebut Iran tengah membangun kemampuan rudal yang dapat menjangkau Amerika Serikat, meski klaim tersebut belum disertai bukti terbuka.
Source: Republika March 01, 2026 10:01 UTC