Jakarta, Beritasatu.com - Setara Institute mengingatkan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk melanjutkan reformasi dan memerkuat kapasitas internal kepolisian. Direktur Riset Setara Institute, Halili memaparkan, berdasar data laporan riset kebebasan beragama dan berkeyakinan yang dilakukan Setara Institute dalam 12 tahun terakhir menunjukkan kepolisian menjadi salah satu aktor negara yang menonjol dalam pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan. Setara mencatat, kepolisian menjadi pelaku dalam 480 tindakan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan. Tak hanya itu, Halili menyatakan pembenahan internal kepolisian menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Idham Azis. "Maka mendesak bagi Kapolri untuk melakukan audit tematik dalam jabatan atas petinggi dan anggota serta screening ideologis dalam rekruitmen di lingkungan internal kepolisian," katanya.
Source: Suara Pembaruan November 07, 2019 23:19 UTC