Alan L. Bean memegang sampel material luar angkasa saat mengumpulkan sampel di Bulan selama misi Apollo 12 pada November 19, 1969. [NASA via Reuters]TEMPO.CO, Jakarta - NASA akhirnya akan membuka serangkaian sampel yang dibawa dari permukaan bulan hampir 50 tahun setelah dikumpulkan dalam misi Apollo, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, 13 maret 2019. Tim itu berasal dari lembaga penelitian NASA dan universitas AS, untuk memeriksa sampel yang masing-masing diberi hibah $ 8 juta atau sekitar Rp 114 miliar untuk penelitian mereka. Para ilmuwan di Goddard Space Flight Center NASA akan menyelidiki sampel bulan untuk lebih memahami senyawa organik di bulan, dan bagaimana bahan-bahan ini tahan terhadap efek sinar kosmik. Penelitian NASA ini dilakukan dalam memperingati 50 tahun momen bersejarah manusia menginjakkan kaki di bulan.
Source: Koran Tempo March 13, 2019 11:37 UTC