REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Para diplomat di Dewan Keamanan PBB berdebat mengenai apakah pemerintahan Presiden Bashar Assad bertanggung jawab atas serangan senjata kimia yang menewaskan lebih dari 80 orang di Suriah utara. Sidang darurat oleh DK PBB ini dilakukan untuk mempertimbangkan kembali sebuah resolusi untuk penyelidikan terhadap pemerintah Assad. Baca: Trump: Serangan Kimia di Suriah Kelewat BatasRusia mengatakan senjata kimia itu berasal dari gudang senjata milik pemberontak yang bocor karena terkena serangan udara. Kepada Associated Press, pejabat pertahanan Israel mengatakan perwira intelijen militer Israel juga percaya pasukan pemerintah Suriah berada di balik serangan itu. Israel meyakini Assad memiliki berton-ton senjata kimia dalam gudangnya meskipun operasi bersama oleh Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) tiga tahun lalu telah membersihkan stok bahan kimia pemerintah.
Source: Republika April 06, 2017 01:52 UTC