TEMPO.CO, Jakarta - Situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI diduga diretas pihak yang tidak bertanggung jawab. "Anjir ini siapa yang ngubah, cuy," tulis akun @donie.chandra di dalam videonya, Kamis, 8 Oktober 2020. Tempo mencoba mengkonfirmasi ke Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar namun hingga berita ini ditulis belum mendapat respon. Belum diketahui alasan peretasan situs DPR RI itu. Namun kata-kata "DPR Penghianat" sempat menjadi trending topic di Twitter setelah UU Cipta Kerja ditetapkan.
Source: Koran Tempo October 08, 2020 01:30 UTC