Saat mengunjungi Shenzhen, Tiongkok selatan, dia terpesona menyaksikan betapa tempat-tempat menyenangkan tersebut dipenuhi orang-orang tidak bahagia yang tidak dapat berhenti menatap layar mereka. Jika smartphone merusak tempat di mana orang seharusnya mendapatkan kesenangan, katanya, smartphone sudah pasti merusak lainnya. Tetapi, jika Anda masih tidak bisa lepas dari smartphone saat di taman hiburan, mungkin Anda sudah kelamaan menggunakannya. Zwanzger, yang mengaku tidak menyesal bebas dari smartphone selama lebih dari satu tahun, mengatakan bahwa foto-foto itu adalah gambaran implikasi sosial bagi anak-anak yang saat ini sudah mengenal smartphone. Pasalnya, anak-anak muda tanpa akses ke internet dan smartphone bisa merasa tidak bahagia.
Source: Jawa Pos October 06, 2017 09:11 UTC