''Jangan juga membawa tenaga kerja asing, yang isinya cuma buruh-buruh, pekerja-pekerja kasar, yang sebenarnya bisa dikerjakan orang Indonesia. Hal ini sebagai respon atas kabar maraknya kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia, terutama yang berasal dari Cina. Mereka hanya bawa tenaga manajemen dan tenaga technical assistant, yang memberikan pemahaman alih teknologi dengan tenaga lokal. Pasalnya, TKA itu memiliki keahlian yang sebenarnya sama dengan tenaga kerja lokal. Investasi dengan prasayarat masuknya tenaga kerja asing, lanjut Irma, masih bisa diterima sepanjang TKA yang masuk itu adalah tenaga ahli atau technical assistant, yang tidak tersedia di Indonesia.
Source: Republika July 18, 2016 10:30 UTC