"Terus terang kami khawatir ada pergeseran isu (politik) ke konflik antar agama. Tak hanya terjadi di Palestina tapi bisa di seluruh dunia," ujar Sekretaris Jenderal PBNU Helmi Faishal Zaini dalam diskusi "Kotak Pandora Itu Bernama Yerusalem" di Gado-gado Boplo?, Menteng, Jakarta, Sabtu (9/12/2017). Menurut Helmi, pergeseran isu tersebut menjadi saangat berbahaya, karena berpotensi menimbulkan konflik horisontal yang lebih luas di banyak negara. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat. Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Source: Kompas December 09, 2017 09:11 UTC