REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sebuah studi yang diterbitkan Senin (4/10) menegaskan bahwa pandemi lebih berdampak terhadap kulit hitam Amerika, penduduk asli Amerika dan Latin dibandingkan warga kulit putih. Menurut tim yang dipimpin National Cancer Institute, orang-orang dari kelompok ini lebih mungkin meninggal daripada orang kulit putih dan Asia karena semua penyebab, Covid-19 dan lainnya. Menurut para peneliti, kelebihan kematian menurut standar usia per 100 ribu orang di antara pria dan wanita kulit hitam, Indian Amerika/Alaska (AI/AN), dan Latino lebih dari dua kali lipat pada pria dan wanita kulit putih dan Asia. Kelebihan kematian non-COVID-19 juga secara tidak proporsional mempengaruhi orang kulit hitam, AI/AN, dan Latin. Dibandingkan dengan pria dan wanita kulit putih, kelebihan kematian non-COVID-19 per 100 ribu orang adalah 2 hingga 4 kali lebih tinggi pada pria dan wanita kulit hitam, AI/AN, dan Latin, termasuk kematian akibat diabetes, penyakit jantung, penyakit serebrovaskular (stroke), dan penyakit Alzheimer.
Source: Republika October 05, 2021 14:48 UTC