REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan kepala staf umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo merasa harga dirinya diinjak-injak lantaran diperlakukan tidak sepatutnya oleh petugas Imigrasi Singapura. Karena mendapat pengalaman tidak enak ketika berada di Bandara Changi pada Rabu (17/8), ia pun mendesak pemerintah Indonesia untuk menyampaikan protes. Mantan wakil kepala staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut juga menyampaikan pesan kepada Kedutaan Besar RI di Singapura untuk membela warganya. "Khusus KBRI Singapura, harus bisa membuat sistem pendampingan pada setiap WNI saat dipermainkan Imigrasi Singapura. Menurut dia, Singapura itu negara kecil dan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Indonesia yang merupakan negara besar.
Source: Republika August 19, 2016 22:07 UTC