Menurut Sutiyoso, hanya ulama yang bisa di dengarkan untuk meluruskan pemahaman yang keliru tersebut. Di pertemuan itu, Sutiyoso meminta bantuan ulama dan pemuka agama untuk membantu meluruskan pemahaman yang keliru misalnya soal jihad. Yang bisa meluruskannya bukan aparat, pemda, aparat TNI atau BIN, gak bisa, yang harus melakukan itu adalah para ulama,” kata dia. TEMPO/Imam SukamtoTEMPO.CO, Bandung -Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengingatkan ancaman teroris di Indonesia masih tinggi. “Mereka akan mendengar kalau ulama yang bicara, itulah saya minta tolong pada para ulama agar bisa meluruskan aliran-aliran yang sesat seperti itu,” kata dia.
Source: Koran Tempo June 24, 2016 23:03 UTC