-Aksi Damai 212 yang menjadi incaran para pendompleng untuk melakukan gerakan makarJawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa proses hukum delapan aktivis yang diduga melakukan makar terus dikembangkan. Senin (5/12), orang nomor satu di Polri itu menggelar rapat kerja bersama Komisi III DPR. Nah, selain itu, dalam aksi damai 212 lalu, Tito membeberkan, bahwa sebenarnya massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sempat mendapat tawaran untuk ikut membantu proses menduduki gedung DPR itu. "Sudah ditawari itu GNPF, tapi ditolak," jelasnya. Jika memang terbukti, Polri harus melakukan tindakan cepat sebelum gerakan itu berkembang.
Source: Jawa Pos December 06, 2016 00:43 UTC