JAKARTA, KOMPAS.com - TNI merasa dirugikan atas banyaknya pembajakan akun media sosial, baik akun personal anggota TNI hingga akun resmi institusi. Ia mengatakan, tidak hanya akun prajurit dan instansi saja yang mengalami pembajakan, akun media sosial Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengalaminya. "Isinya permintaan agar Kemenkominfo menutup akun-akun palsu yang mengatasnamakan instansi, pejabat atau prajurit," ujar Tatang melalui siaran pers, Rabu (8/6/2016). Pada 4 Juni 2016, ia telah melaporkan pembajakan itu ke Polda Metro Jaya. (baca: Akun Facebook Milik Perwira TNI Dibajak untuk Hina Jokowi)Akun milik Rhendy digunakan untuk menyebarkan konten elektronik diduga bermuatan penghinaan dan SARA atas Presiden Joko Widodo.
Source: Kompas June 08, 2016 03:33 UTC