Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan penyaluran pinjaman/pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 1,85 triliun yakni 70% ke koperasi sektor riil (produktif) dan 30% ke koperasi simpan pinjam (KSP). Pemberdayaan UMKM juga dilakukan secara variatif sesuai dengan karakteristik dan level UMKM. Di antaranya, pengembangan teknologi dan data koperasi, penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi produk dan proses, serta penguatan sinergitas antar lembaga. Pengembangan teknologi dan data koperasi diterapkan melalui core micro financial system (CMFS), kolaborasi dengan stakeholder dan shareholder, serta pengembangan data koperasi. Mengingat persentase populasi koperasi di kalangan milenial masih relatif kecil yakni sebesar 0,24% dibanding koperasi non-milenial, peluang LPDB untuk masuk ke pangsa mahasiswa cukup menjanjikan.
Source: Suara Pembaruan January 28, 2020 12:44 UTC