Sebagian besar suntikan dana pada 2021 merupakan bentuk pengembangan jangka panjang. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganggarkan Rp 42,3 triliun untuk disuntikkan ke delapan BUMN dan satu lembaga pada tahun depan dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN). Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata menuturkan, arah pemberian PMN pada tahun depan sebenarnya tidak jauh berbeda dari PMN 2020. Contoh lain, suntikan dana ke PT Pelindo III (Persero) senilai Rp 1,2 triliun yang ditujukan untuk pengembangan Pelabuhan Benoa guna mendukung program Bali Maritime Tourism Hub. Tujuan ekspansif lainnya juga tergambarkan dari suntikan dana Rp 1,28 triliun ke PT PAL Indonesia (Persero).
Source: Republika November 06, 2020 09:10 UTC