REPUBLIKA.CO.ID, AGRA -- India membuka kembali monumen Taj Mahal, Senin (21/9). Pembukaan ini dilakukan bersaamaan saat pihak berwenang melaporkan 86.961 kasus Covid-19 baru dan belum menunjukkan tanda puncak infeksi. Bangunan itu kembali dibuka saat matahari terbit, mengakhiri enam bulan penutupan akibat wabah Covid-19. "Kami mengikuti semua protokol Covid-19," kata Vasant Swarnkar, pengawas Survei Arkeologi India, yang mengawasi Taj di kota utara Agra, di antara monumen bersejarah lainnya. Jumlah kasus Covid-19 di India sebanyak 5,49 juta infeksi hanya tertinggal dari Amerika Serikat dengan 6,79 juta.
Source: Republika September 21, 2020 12:11 UTC