KOMPAS.com - Viagra selama ini dikenal sebagai obat untuk mengatasi impotensi atau disfungsi ereksi. Sebelum mendapat temuan ini, mulanya para peneliti mempelajari efek viagra atau sildenafil pada tikus. Mereka menemukan dosis obat harian yang kecil dalam air minum hewan ini secara signifikan mengurangi risiko terkena kanker usus besar (kolorektal). Hasilnya, linaclotide lebih efektif daripada viagra untuk mencegah kanker usus besar. Maka dari itu, para ilmuwan selalu tertarik untuk mempelajari dan meenmukan mekanisme molekuler baru pada obat ini.
Source: Kompas April 14, 2018 04:30 UTC