Beberapa bulan lalu ilmuwan Penn State juga mengumumkan temuan penting yang dapat mengubah kotoran manusia, yakni tinja, menjadi makanan untuk para astronot. Menurut para ahli, ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mengubah tinja menjadi sesuatu yang bisa dikonsumsi dan tetap aman. Hingga saat ini sistem tersebut terus diuji agar dapat mencegah pertumbuhan mikroba berbahaya di antara bakteri yang dapat dimakan. Di lingkungan ini, mereka mampu menumbuhkan bakteri dengan kadar protein dengan kadar 15 persen dan mengandung lemak 7 persen. Lebih dari 13 jam, para ilmuwan sanggup mengurai 49 persen dan 59 persen limbah.
Source: Kompas May 28, 2018 10:30 UTC