Ada rivalitas dan pembelahan posisi negara anggota DK PBBREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tidak mudah menjalankan presidensi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di tengah pandemi. Meski dengan keterbatasan, Retno menegaskan, Indonesia selama memegang presidensi DK PBB pada Agustus terus menjalankan peran sebagai jembatan dan mengedepankan inklusifitas serta transparansi. Selama menjalankan presidensi DK PBB, Indonesia telah mengesahkan empat resolusi. Resolusi ini berhasil diadopsi secara konsensus pada tanggal 28 Agustus 2020 sebagai Resolusi DK PBB nomor 2538. Sementara tiga resolusi lainnya adalah Resolusi perpanjangan mandat misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon (UNIFIL), Resolusi perpanjangan mandat misi pemeliharaan perdamaian di Somalia (UNSOM), dan Resolusi perpanjangan rezim sanksi di Mali.
Source: Republika September 04, 2020 14:03 UTC