TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil ternama Toyota Motor Corp yakin bahwa labanya bakal bangkit pada tahun ini, meski dilanda krisis chip semikonduktor global. Mereka percaya diri bisa mengatasi masalah krisis chip semikonduktor, yang membuat beberapa produsen kesulitan untuk memproduksi mobil. Pada Rabu, 12 Mei 2021, Toyota mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya dampak jangka pendek dari krisis chip semikonduktor tersebut. Itulah salah satu faktor kami mampu mengurangi dampak kekurangan pasokan semikonduktor,” katanya dalam jumpa pers. Ketika beberapa produsen mobil ternama dunia memutuskan untuk mengurangi jumlah produksi, Toyota justru tidak mengalami gangguan akibat krisis chip semikonduktor.
Source: Koran Tempo May 13, 2021 06:56 UTC