Tempo/Ahmad RafiqTEMPO.CO, Solo - Pengelola Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari akhirnya memilih tutup selamanya setelah kontrak dengan Pemerintah Kota Surakarta berakhir. "Dengan berat, THR Sriwedari harus tutup lantaran tidak mendapat tempat baru," katanya, Kamis 12 Oktober 2017. Tiap bulan, rata-rata ada 50 grup musik yang tampil di panggung yang berada di kompleks THR Sriwedari. Selanjutnya, ada juga slow rock pada Selasa malam, dangdut pada Rabu dan Sabtu malam, tembang kenangan pada Jumat malam dan campursari pada Minggu malam. Dari panggung musik itu lahirlah berbagai komunitas penggemar musik yang menjadi pelanggan loyal di THR Sriwedari.
Source: Koran Tempo October 12, 2017 09:33 UTC