Penelitian menunjukkan untuk setiap 10 gram serat yang dikonsumsi setiap hari, risiko kanker payudara turun hingga 7 persen. Di dalamnya terkandung asam fenolat, glikosida, antosianin, dan antioksidan seperti asam elagat yang dapat memperlambat reproduksi sel kanker dan menghentikan radikal bebas agar tidak merusak sel. Kenari mengandung vitamin yang disebut gamma tokoferol, yang menghentikan aktivasi Akt, enzim yang penting untuk kelangsungan hidup sel kanker tanpa merusak sel sehat. Peningkatan asupan vitamin D dari ikan tersebut dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 50 persen, menurut temuan dari Asosiasi Kanker Amerika. Nutrisi makarel juga dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup di antara pasien kanker paru-paru dan dapat melindungi dari kanker kolorektal.
Source: Koran Tempo May 14, 2021 08:37 UTC