Pada masa kolonial, umat Islam paling menderita karena adanya kesalahapahaman. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pada dekade sebelumnya, Islam pernah menghadapi tantangan serius di Mozambik selama era kolonial. Partai yang berkuasa di Mozambik sejak kemerdekaan, yang dikenal sebagai Frelimo, melakukan kampanye antiagama selama kurun waktu 1979-1982. Setelah kemerdekaan, Frelimo menyatakan Mozambik sebagai negara sekuler dan menasionalisasikan semua sekolah dan fasilitas kesehatan, yang sebelumnya dimiliki dan dijalankan oleh lembaga-lembaga keagamaan. Baca Juga Umat Islam di Mozambik Nikmati Kebebasan BeribadahKampanye antiagama ini dilakukan bukan hanya kepada agama Islam, melainkan agama lainnya juga.
Source: Republika April 19, 2019 06:56 UTC