REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meminta kepada penceramah semua masjid agar menekankan tausyiah mengenai kedamaian dan kebersamaan saat ramadhan. Ledakan tersebut diperkirakan terjadi dua kali dengan selisih waktu sekitar lima menit yaitu pukul 21.00 WIB dan 21.05 WIB. Jusuf Kalla yang juga menjabat sebagai ketua umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyatakan, agar seluruh lapisan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi teror ini. Pada awal pekan lalu, telah terjadi ledakan di Manchester, Inggris dan sekarang Indonesia juga ikut menjadi sasaran aksi teror selanjutnya. "Aparat harus lebih aktif lagi, dan ini tidak akan efektif apabila tidak diikuti oleh partisipasi masyarakat.
Source: Republika May 25, 2017 09:22 UTC