Banteng Jawa atau Bos javanicus hasil pengembangbiakan exsitu Suaka Satwa Banteng Taman Nasional Baluran yang dilepasliarkan ke habitat alaminya di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis 3 September 2020. (ANTARA/HO-KLHK)TEMPO.CO, Jakarta - Suaka Satwa Banteng Taman Nasional Baluran untuk pertama kalinya mengembalikan dua individu Banteng Jawa (Bos javanicus) ke habitat alaminya. Wiratno menjelaskan, saat ini hanya tersisa kurang dari 5.000 ekor Banteng Jawa di habitat alaminya. "Namun, populasi banteng liar di Baluran selama lima tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan populasi yang menggembirakan," katanya. Salah satu upayanya yaitu dengan menurunkan ancaman kelestarian banteng, seperti menindak pelaku perburuan liar dan juga penanganan terhadap spesies invasif Acacia nilotica seluas 6.000 hektare yang telah mengganggu habitat banteng.
Source: Koran Tempo September 06, 2020 09:33 UTC