Deepfake mampu menghitung akurasi sistem keamanan mobil otonom. Dilansir dari Autocar pada Ahad (28/6), sebuah software company dari Inggris saat ini tengah mengembangkan teknologi AV yang menerapkan teknologi deepfake. Co-Founder Oxbotica, Paul Newman mengatakan, pengujian ini merupakan pengujian yang mampu melengkapi tahapan tes lapangan. Artinya, penerapaan teknologi deepfake dapat membuat pengujian AV menjadi jauh lebih mudah, aman, akurat dan efisien. Teknologi AV sendiri pun sempat memantik Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) untuk melakukan studi soal efektivitas AV dalam menekan kecelakaan.
Source: Republika June 28, 2020 01:07 UTC