"Pelaku adalah spesialis yang sudah beraksi di tiga lokasi," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga. Saat beraksi, biasanya Andre duet dengan kawannya bernama Fandi yang masih lolos dari kejaran polisi. "Setelah dapat motor, mereka langsung menjualnya ke Madura," tambah Shinto. Biasanya mereka hanya butuh waktu kurang dari lima menit sekali mencuri motor. Sekali mencuri motor, Andre mendapat keuntungan Rp 2-3 juta.
Source: Jawa Pos May 29, 2017 15:33 UTC