REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON – Sekitar dua ratus orang berkumpul di sekitar Islamic Center Boston, Amerika Serikat, untuk menunjukkan kebersamaan dengan umat Islam. Seperti dilaporkan Boston Globe, Sabtu (11/2), kegiatan massa ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap meningkatnya tensi Islamofobia di AS. Mereka sekaligus mengenang para korban serangan yang terjadi di Quebec, Kanada, pada akhir Januari silam. Islamofobia menjadi masalah krusial di AS semenjak Donald Trump naik sebagai presiden. Umapamanya, sikap Trump yang bersikukuh melarang masuk imigran dari tujuh negara mayoritas Muslim.
Source: Republika February 12, 2017 03:00 UTC