Jumlah penumpang yang naik turun di terminal itu belum juga signifikan dibandingkan ketika masih dikelola oleh daerah. Yakni dengan cara memperbaiki fasilitas umum (fasum) dan pelayanan yang ada di dalam terminal. “Memang tidak bisa dipungkiri sejak keberadaan travel liar atau travel pelat hitam, serta travel resmi yang tidak mau masuk ke terminal, membuat penumpang tidak bertambah bahkan terus berkurang,” ulasnya. Agar target pertumbuhan penumpang di terminal bisa tercapai, solusi yang bisa dilakukan dengan cara melakukan razia dan penertiban travel yang tetap mangkal, mengangkut dan menurunkan penumpang di luar areal terminal. “Harus ada tindakan nyata dari pemerintah, termasuk menertibkan dan mencabut izin operasional pengelola travel yang tidak masuk terminal.
Source: Jawa Pos August 03, 2017 05:15 UTC