JawaPos.com – Tentara anggota Pasukan Udara Kerajaan Arab Saudi yang menjalani latihan militer di Amerika Serikat menjadi tersangka penembakan di pangkalan militer Amerika Serikat di Florida, Jumat (6/12) pagi waktu setempat. Gubernur Florida, Ron DeSantis mengatakan tersangka merupakan warga negara Arab Saudi yang menjalani latihan di pangkalan tersebut sebagai bagian dari program Angkatan Laut jangka panjang yang terbuka untuk sekutu AS. “Pemerintah Arab Saudi perlu melakukan yang terbaik bagi para korban. “Raja mengatakan bahwa rakyat Arab Saudi sangat marah atas aksi barbar pelaku penembakan,” cuit Trump di Twitter. Melalui pernyataan Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington, Raja Salman mengecam penembakan tersebut dan mengatakan layanan keamanan Arab Saudi akan berkoordinasi dengan lembaga AS untuk mengungkap penyebabnya.
Source: Jawa Pos December 07, 2019 15:11 UTC