Ihsan mengakui dirinya tak dapat mengeluarkan semua kemampuannya saat bertanding di laga semifinal. Kekalahan pada set pertama nyaris dibayarnya saat menciptakan game point 20-18. Hanya saja, Ihsan kalah tenang dari Khosit yang akhirnya membalikkan keadaan sekaligus mengubur harapan all Indonesian final di tunggal putra. “Pada set pertama saya tidak lepas mainnya, saya tidak tahu kenapa. Tentunya saya sangat tidak puas dengan hasil ini, target tunggal putra adalah medali emas, mudah-mudahan Jonatan bisa menang besok,” ucap Ihsan dalam rilis resmi PBSI.
Source: Jawa Pos August 28, 2017 12:11 UTC