Foto: Stay Raja AmpatTEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono mengatakan pemerintah Indonesia meminta pemerintah Bahama ikut dalam investigasi kasus kandasnya kapal MV Caledonian Sky yang menyebabkan terumbu karang di Raja Ampat, Papua, rusak. Baca: Terumbu Karang Raja Ampat, Kapal Caledonian Diduga Menyalahi JalurKapal pesiar milik operator tur Noble Caledonian itu kandas setelah menyelesaikan perjalanan wisata pada 4 Maret 2017. Tonny berujar, untuk mempermudah proses investigasi bersama antara Indonesia dan Bahama, Kementerian Perhubungan telah membentuk tim investigasi internal. Baca: Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Luhut Panggil Dubes InggrisPemerintah Indonesia juga telah membentuk tim bersama yang terdiri atas berbagai kementerian dan lembaga terkait. Baca: Tragedi Terumbu Karang Raja Ampat, Ini Langkah HukumnyaTim tersebut nantinya akan menghitung secara saksama kerugian akibat rusaknya terumbu karang.
Source: Koran Tempo March 17, 2017 04:41 UTC