Seperti dilaporkan berbagai media internasional, termasuk media Arab, kesepakatan Trump itu dimaksudkan untuk menciptakan keamanan regional. Sebagai syarat utama, versi Trump, konflik Arab-Israel harus segera diakhiri, terorisme harus dibasmi, dan Iran harus dikucilkan dan dipaksa meninggalkan program nuklirnya. Sesuai konsep dalam kesepakatan Trump ini, Palestina akan berdiri di atas sebagian wilayah di Tepi Barat tanpa kedaulatan penuh. The big deal Trump telah mengabaikan hak-hak rakyat Palestina, yang wilayahnya telah diduduki Israel dan penduduknya diusir dari tanah air mereka sendiri. Hal inilah yang juga digarisbawahi Ismail Haniyah, kepala biro politik Hamas, ketika menolak the big dea Trump.
Source: Republika October 14, 2018 22:41 UTC