TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Merapi yang membentang di wilayah DI Yogyakarta-Jawa Tengah seolah masih tidur panjang dari aktivitas vulkaniknya setelah letusan dahsyat pada 2010 silam. Sempat bermunculan prediksi dan kekhawatiran, apakah tidur panjang Merapi itu bakal membawa petaka lebih besar jika kelak meletus kembali. Terciptanya letusan ketika kantong magma ini sudah terisi kemudian terangkat ke atas melalui saluran yang ada dan muncul letusan. Nandaka menuturkan, dahsyat tidaknya letusan Merapi berikutnya tak berkait dengan jarak aktivitas vulkanik. Dari catatan BPPTKG, Merapi memang pernah meletus pada 2001 kemudian disusul letusan berikutnya pada 2006 sebelum akhirnya meletus lagi pada 2010.
Source: Koran Tempo February 23, 2018 07:41 UTC