(BACA: Mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende)Di atas meja terdapat tiga buah batu yang disusun oleh Bung Karno. KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Diorama Bung Karno dan dan Residen Bengkulu dari pemerintah Hindia Belanda, Cornelis Eduard Maier, di salah satu ruang pameran Benteng Marlborough, Kota Bengkulu. Diorama Bung Karno dan dan Residen Bengkulu dari pemerintah Hindia Belanda, Cornelis Eduard Maier, di salah satu ruang pameran Benteng Marlborough, Kota Bengkulu. "Meski aku ingin memuaskan selera seniku, apa yang kulakukan hanyalah menumpukkan tiga buah batu, yang satu di atas yang lain. Tara melanjutkan, tindakan Bung Karno menolak membuat tugu peringatan lalu mengganti dengan menumpuk tiga buah batu adalah bentuk perlawanan khas seniman sekaligus pemimpin pergerakan kemerdekaan.
Source: Kompas May 26, 2017 02:03 UTC