BEIJING, KOMPAS.com - Aplikasi TikTok menyatakan, mereka menghapus akun yang digunakan untuk mengunggah video propaganda kelompok ISIS. Pegawai TikTok kepada AFP seperti diwartakan Selasa (22/10/2019) mengungkapkan, mereka menghapus setidaknya 10 akun dihapus karena membagikan video propaganda ISIS. Menurut Wall Street Journal yang pertama kali memberitakannya Senin (21/10/2019), video itu memperlihatkan anggota ISIS menenteng senjata, dan mayat dipamerkan di jalan. Video itu diketahui diunggah oleh sekitar 20-an akun, dan pertama kali terendus oleh perusahaan intelijen media sosial, Storyful. Menurut pemimpin redaksi Storyful, Darren Davidson, TikTok didasarkan pada keterlibatan konten baru yang tak pernah berakhir.
Source: Kompas October 22, 2019 13:52 UTC