Tumpukkan pada KM 47 terjadi karena kendaraan yang menggunakan jalan tol layang MBZ bergabung dengan kendaraan di jalan tol bawah. Namun, kebijakan one way ini ternyata menimbulkan masalah baru, pasalnya kendaraan di Tol Cipularang tidak bisa bergerak sama sekali, imbas dari kebijakan tersebut, bahkan tumpukkan kendaraan terjadi sepanjang 5 kilometer. Seperti yang dilaporkan oleh jurnalis Kompas TV, Hendri Setiawan bahwa arus lalu lintas di Tol Cipularang dari arah Bandung menuju ke Jakarta lumpuh total akibat ditutupnya jalan untuk one way ke arah Semarang tersebut. “Kendaraan berhenti dan tidak bergerak sama sekali mulai dari pintu masuk Tol Kalihurip Utama sampai beberapa kilometer ke belakang,” ungkapnya. Akibat kondisi ini, beberapa pengendara memutuskan untuk beristirahat sambil duduk di jalan tol hingga kemacetan menemukan titik terang.
Source: Kompas April 29, 2022 12:53 UTC