JawaPos.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya meningkatkan kemampuan penjualan dan pemasaran pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di kawasan Danau Toba secara digital melalui bimbingan teknis. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan di bidang pemasaran digital, trust and branding identity, serta pemahaman pajak untuk menguatkan pelaku ekraf. Koordinator Pemasaran Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf, Andy Ruswar mengatakan, hal itu juga bertujuan untuk meningkatkan level bisnis pelaku ekraf dan menghasilkan pelaku ekraf yang potensial, berkualitas dan siap dipasarkan. “Pelaku kreatif dapat naik kelas dengan menatap peluang yang ada, untuk itu kami harapkan pelaku ekonomi kreatif dapat kreatif, inovatif, dan produktif dengan melakukan peningkatan kualitas, peningkatan kuantitas serta melaksanakan kontinuitas produknya,” tuturnya. “Selain program digitalisasi pemasaran, bimbingan teknis juga memberikan pengetahuan perpajakan bagi para pelaku ekraf.
Source: Jawa Pos May 03, 2021 01:30 UTC