IQNA - Sejumlah pembicara lintas agama mengulas tentang bagaimana menangani krisis kemanusiaan pada sesi On Stage Discussion Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 tahun 2024. Bukan hanya sekadar definisi agama-agama, (misalnya) Islam bilang apa tentang kebaikan keadilan," katanya, di UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/2/2024). Dia berpandangan, dalam mengatasi krisis kemanusiaan, ruang lingkup agama harus melampaui batas gereja, kuil, ataupun masjid. Bukan dalam batas-batas gereja, kuil, masjid, tetapi kita harus melampaui batas-batas tersebut dan mengatasi krisis kemanusiaan tersebut," paparnya. Tokoh agama Buddha asal Kamboja Yon Seng Yeath menyampaikan, refleksi diri dalam mengatasi krisis kemanusiaan menjadi hal yang sangat penting dilakukan.
Source: Republika February 04, 2024 14:07 UTC