Misalnya dengan kebijakan impor yang dilakukan Kementerian Perdagangan. Adapun kebijakan impor yang dilakukan Kementerian Perdagangan berdasar hasil rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Perekonomian pada Februari lalu. “Kebijakan impor beras yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan ini tentu berdampak langsung pada melebarnya angka kemiskinan petani di desa dan hanya menguntungkan mafia,” ucap Amril. Lebih lanjut Alumni IPB angkatan 45 itu menjelaskan, pelaku utama pencari keuntungan dalam impor beras tentu tidak serta merta hanya para pengusaha beras. "Kasihan Kementan yang dituntut tingkatkan produksi pangan, tapi Kemendag pasti keluarkan kebijakan impor dengan alasan klasik untuk stabilisasi harga,” bebernya.
Source: Jawa Pos June 06, 2018 14:42 UTC