REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Sesumbar Presiden AS Donald Trump bahwa militer negaranya bisa melindungi kapal-kapal di Selat Hormuz dari blokade Iran ternyata isapan jempol semata. Presiden AS telah mengeluarkan pernyataan baru di Truth Social berdasarkan komentarnya sebelumnya tentang “banyak negara” yang mengirimkan kapal perang untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka. Patut dicatat bahwa aksi Iran membatasi pergerakan di Selat Hormuz adalah balasan atas serangan ilegal AS-Israel. “Negara-negara di dunia yang menerima Minyak melalui Selat Hormuz harus mengurus jalur tersebut, dan kami akan banyak membantu!” dia menulis. Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Source: Republika March 14, 2026 23:14 UTC