Usai debat calon presiden (capres) berakhir beberapa hari lalu, arus informasi terkait pemilu, kini berubah menjadi 'tsunami'. Sebagai generasi muda yang setiap hari tak bisa lepas dari media sosial, kita pasti merasa jenuh dan lelah dengan tsunami informasi pemilu yang marak. Situasi tsunami informasi juga bsia dibilang sebagai information explosion (ledakan informasi yakni ada berbagai macam informasi-baik teks, audio, audiovisual, dan lain-lain yang masyarakat kewalahan. Tsunami informasi juga semakin menjadi ketika kebiasaan kita bermain media sosial sulit hilang yakni membagikan informasi tanpa lebih dulu mengecek fakta yang ada. Lantas, kapan ya kita harus berhenti untuk tidak mengonsumsi hal-hal semacam ini menjelang pemilu?
Source: Koran Tempo February 08, 2024 10:14 UTC