Erupsi beruntun Gunung Agung yang terjadi sejak Sabtu (25/11) membuat sejumlah maskapai penerbangan asal Negeri Kangguru itu membatalkan keberangkatan ke Bali. Ribuan penumpang yang terdampar di bandara sejumlah kota di Australia pun kesal karena agenda liburan mereka terganggu. Calon penumpang asal Australia sebagian besar memilih tidur di bandara menunggu perkembangan informasi dan peluang untuk bisa terbang lagi ke Bali. Beberapa dari mereka kesal dan meluapkan kekecewaan tersebut di akun media sosial, seperti Facebook. Mereka terdiri dari 22 jadwal kedatangan dan 24 jadwal keberangkatan yang didominasi rute kota-kota di Australia.
Source: Republika November 27, 2017 00:57 UTC