Ketua Asosiasi Travel Agen Indonesia (ASITA) Bali, I Ketut Ardana, mengungkapkan, selain Tiongkok, wisatawan India merupakan salah satu market potensial. Ini dipengaruhi pula populasi penduduk India yang tinggi ditunjang ketertarikannya di bidang traveling mulai dari muda, menengah dan orang tua kian bergairah. “Makanya, India menginginkan untuk adanya direct flight (penerbangan langsung) dari India ke Bali. Rata- rata turis India menghabiskan waktu liburan di Bali selama 5 hari 4 malam, namun banyak juga yang lebih dari itu. Data yang didapat koran ini dari situs Dinas Pariwisata Provinsi Bali menunjukkan , kunjungan wisatawan India di tahun 2016 dari bulan Januari hingga Juni mencapai 92.731 orang.
Source: Jawa Pos July 26, 2017 10:18 UTC