Salah satu tokoh paling senior di Turki, Mustafa Sentop mengatakan, penetapan negara dalam keadaan darurat ini memang telah diperbolehkan oleh konstitusi. Pejabat Turki pun telah memerintahkan agar para akademisi di negeri ini tidak bepergian ke luar negeri. REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Turki bisa saja mengumukan langkah-langkan darurat setelah peristiwa percobaan kudeta belum lama ini. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu tindakan sementara untuk mencegah risiko dugaan komplotan kudeta di perguruan tinggi yang mencoba melarikan diri. Seperti dilansir dalam laman Reuters, Kamis (21/7), sejauh ini terdapat 95 akademisi yang telah dicopot dari jabatannya di Universitas Istanbul.
Source: Republika July 20, 2016 20:15 UTC